Environment Python, VS Code, & koneksi Gemini API dari Sesi 1.4.
✅ Tidak ada instalasi baru — pastikan environment & koneksi Gemini API masih aktif sebelum sesi.
Target yang Akan Kamu Capai
Memahami bottleneck RNN (lupa konteks) vs Transformer (konteks paralel) dalam kerangka evolusi NLP.
Memahami mekanisme Self-Attention & struktur Encoder-Decoder.
Memahami apa itu LLM, cara training-nya, & limitasinya (hallucination, bias).
Mengatur parameter temperature, top-p, max tokens untuk mengontrol output model.
6.1 Evolusi Model NLP
Pendekatan NLP berkembang melalui beberapa generasi. Hari ini kita melengkapi peta evolusi yang sudah disinggung di Sesi 5.
Bag-of-Words
→
RNN / LSTM
→
Transformer
Tag: BaruRecap dari 5.2Recap dari 5.2
Generasi Paling Awal: Bag-of-Words
Pendekatan statistik sederhana yang merepresentasikan teks hanya berdasarkan kemunculan kata (frekuensi), tanpa memperhatikan urutan.
Contoh 1
"Kucing mengejar tikus"
Contoh 2
"Tikus mengejar kucing"
Kedua kalimat dianggap identik oleh Bag-of-Words, karena kata penyusunnya sama meski urutannya berbeda.
Keterbatasan Bag-of-Words
Tidak memahami konteks & urutan — sering salah menangkap makna.
Makna kalimat yang bergantung pada susunan kata menjadi hilang.
Hanya melihat "ada kata apa", bukan "kata itu bermakna apa".
Catatan: Perbandingan teknis Bag-of-Words vs embedding modern akan dibahas mendalam di Sesi 7. Di sini kita cukup paham keterbatasan dasarnya.
Generasi Berikutnya: RNN
RNN memproses teks kata demi kata secara berurutan sambil membawa informasi dari kata sebelumnya — jadi sudah bisa memperhitungkan urutan (berbeda dengan BoW).
Recap dari Sesi 5.2: Namun RNN cenderung "lupa" konteks dari kata yang jauh di awal kalimat ketika kalimatnya sangat panjang.
Kata 1
→
Kata 2
→
Kata 3
→
...
RNN "Lupa" vs Transformer "Terlihat"
Perhatikan kalimat panjang yang merujuk ke kata di bagian awal:
"Anak yang kemarin diberi hadiah itu akhirnya ... kembali ke rumah setelah sekian lama."
🔴 RNN
Memproses urut → saat sampai di akhir kalimat, bobot kata di awal memudar / "lupa".
🟢 Transformer
Memproses seluruh kata secara paralel → kata di awal tetap "terlihat" penuh.
Peta Evolusi Lengkap
Generasi 1
Bag-of-Words
Tidak paham urutan
Generasi 2
RNN / LSTM
Paham urutan, tapi mudah lupa konteks panjang
Generasi 3
Transformer
Paham urutan & konteks secara paralel
Kini saatnya membedah mekanisme internal Transformer secara teknis.
6.2 • Arsitektur Transformer
⬇️ Membedah detail teknis yang dulu hanya disinggung intuitif di Sesi 5.2 ⬇️
⬇️ Dari arsitektur menuju produk jadi yang dipakai industri ⬇️
Apa itu LLM • Bagaimana dilatih • Model Card • Keterbatasan
Apa Itu Large Language Model?
Model deep learning berbasis arsitektur Transformer yang dilatih menggunakan dataset teks dalam skala sangat besar.
Kata "Large" merujuk pada skala parameter model & skala data yang dipakai untuk melatihnya.
Arsitektur Transformer
+
Miliaran token
+
Komputasi besar
Bagaimana LLM Dilatih?
Dilatih menggunakan miliaran token dari berbagai sumber internet: artikel, buku, halaman web, kode, dan teks lain.
Membutuhkan resource komputasi & finansial sangat besar.
Menghubungkan ke Sesi 5.3: alasan AI Engineer tidak melatih model dari nol.
Kenapa penting? Memahami skala training menjelaskan kenapa kita lebih sering memakai model (inference) daripada membuat model (training).
Contoh LLM Populer
OpenAI
GPT series (ChatGPT).
Google
Gemini — dipakai di sesi ini.
Meta
Llama (open-weight).
Anthropic
Claude.
Mistral
Model open-weight populer.
Lanskap
Pemain utama ekosistem LLM.
Membaca Model Card di Hugging Face
Buka Hugging Face → pilih model populer (misal Llama atau Mistral).
Deskripsi model — arsitektur, ukuran parameter, tujuan dibuat.
Data training — sumber data yang dipakai (jika dipublikasikan).
Limitations — keterbatasan yang dicantumkan pembuat model.
Penting: Aktivitas ini hanya membaca dokumentasi di browser — model TIDAK didownload/dijalankan lokal (ukurannya puluhan GB, tidak realistis untuk sesi 150 menit).
Tiga Keterbatasan Utama LLM
💬 Hallucination
Menghasilkan informasi meyakinkan tapi faktual salah (misal "mengarang" referensi yang tidak ada).
⚖️ Bias model
Mewarisi bias dari data internet (hubungan ke Sesi 4.4).
📉 Ketergantungan kualitas data
Output kurang andal jika data training kurang representatif.
🔍 Dan lain-lain
Tidak boleh dianggap selalu benar.
6.4 • Inference & Model Usage
⬇️ Berinteraksi langsung dengan LLM lewat API ⬇️
Training vs Inference • Tokenization • Parameter • Live Coding Gemini
Training vs Inference
🏋️ Training
Melatih model dengan data besar — dilakukan penyedia model.
⚡ Inference
Memakai model terlatih untuk menghasilkan output dari prompt — ini yang paling sering dilakukan AI Engineer.
Sebagai AI Engineer, umumnya kamu akan lebih sering berada di sisi inference — namun training/fine-tuning juga bisa dilakukan.
Tokenization
LLM tidak memproses teks langsung — harus dipecah menjadi token dulu. "Lihat dulu, baru coding."
"Data+Engineering+is+ fun"
Kalimat dipecah menjadi unit-unit kecil (token) — bisa berupa kata utuh, sebagian kata, atau tanda baca.
Tiga Parameter Utama
🌡️ Temperature
Pengatur "kreativitas"/keacakan output: rendah = deterministik & konsisten, tinggi = variatif & kreatif.